Ada Apa Dengan Sungai Gangga Yang Katanya Mengerikan?

Sungai Gangga sebuah sungai yang di anggap suci di India. Berbagai ritual suci di lakukan di tempat ini, mulai meditasi, berdoa, mandi suci dan ritual pembakaran mayat di lakukan di tempat ini. Tradisi pembakaran mayat yang sudah ada sejak ribuan tahun yang lalu hingga kini masih sering dilakukan.

Asap tebal hasil pembakaran kayu dan tubuh manusia menjulang tinggi ke angkasa. Aroma kayu terbakar, rambut hangus dan daging terbakar sangat menyengat dan menyesakkan dada bagi orang yang baru pertama kali menghadiri ritual ini. Tumpukan kayu dengan api membara melumat habis jasad tak bernyawa di tempat tersebut. Sesekali beberapa laki-laki membawa tongkat kayu membetulkan posisi mayat agar tidak keluar dari tumpukan kayu.

Jika anda datang ketempat tersebut akan menyaksikan sebuah pemandangan yang cukup mengerikan, tubuh terbakar, kepala melepuh oleh kobaran api dan pemandangan-pemandangan ngeri lainnya. Sohib pasti akan mual jika datang ke tempat tersebut. Namun tidak bagi orang India, tempat tersebut adalah tempat untuk mengantarkan jasad ke alam surga.

Ghats Varashani adalah nama bagi tempat kremasi tersebut, terbuat dari batu dan di buat di sepanjang tepi  sungai  Gangga. Ritual ini sudah ada sejak berabad-abad silam, orang biasa berdoa, meditasi dan mandi di tempat ini. Meskipun tempat ini terkesan sangat tradisional sekali, namun orang datang ketempat ini secara berduyun-duyun sebagaimana suasana pasar tradisional untuk mendekatkan diri pada dewa mereka. Diyakini tempat ini digunakan untuk melakukan kremasi mayat lebih dari 200 mayat tiap harinya.

Ghats Varanasi merupakan tempat kremasi yang sangat terkenal di India. Beberapa orang meyakini akan memperoleh keuntungan jika kaki mereka tersandung dengan tulang-belulang sisa pembakaran mayat.

Gangga ialah sungai di India Utara dan oleh pejabat dan menurut pemerintahan India sebagai sungai nasional Bharat. Dalam Hinduisme, Gangga juga disembah sebagai dewi. Sungai ini adalah sungai suci bagi yang beragama hindu. Sejak jaman purba terdapat keyakinan bahwa air sungai Gangga itu mempunyai kekuatan melebur dosa dan kenodaan rohani dan jasmani.

Di dalam Veda-Veda, kemudian di dalam Mahabharata, mulai dan ceritera pertama sampai terakhir, kesucian dan sifat melebur dosa air sungai Gangga itu selalu disebut-sebut.Airnya itu, baik untuk menyucikan diri sendiri, maupun untuk menyucikan roh orang yang sudah meninggal. Di dalam setiap upacara penyucian, nama Gangga, baik sebagai Dewi maupun sebagai sungai, tidak pernah absen untuk dipuja. Di Alam Dewa sungai kenamat itu disebut Alakananda, di alam Pitri disebut Vaitarani. Sedangkan nama lain untuk Gangga pada umumnya adalah Bhagirathi.

Sungai besar dan suci itu mempunyai tujuh aliran anak sungai, dan masing-masing mempunyai kekuatan melebur dosa. Nama-nama dan ketujuh cabangnya itu, yaitu: Gangga, Yamuna, Saraswati, Vitastha, Sarayu, Gomati, dan Gandaki. Dikatakan bahwa dengan terkena pecikan air sungai-sungai itu yang dimohon dengan upacara, akan dapat menjauhkan diri kita dari bencana, dan apabila meminum airnya, akan terbebaslah kita dari pengaruh perbuatan dosa.

Tapi di sisi lain, sungai ini memiliki sisi kelam yang sangat unik dan mungkin bisa dibilang "miris" jika sebagian orang yang mempunyai kepercayaan lain melihatnya.

Berikut beberapa foto-foto yang bisa dilihat dari sungai Gangga :



Masyarakat India mempunyai ritual pembakaran mayat di sisi Sungai Gangga yang merupakan kebiasaan umat Agama Hindu. Biasanya, setelah dibakar, debu mayat tersebut dihanyutkan ke dalam sungai.

Namun tak hanya mayat yang telah dibakar, mayat yang tidak dibakar pun dihanyutkan begitu saja kedalam sungai. Sehingga bila ada penampakan mayat manusia yang mengambang adalah pemandangan biasa di sungai Gangga.

Selain dijadikan tempat membuang mayat, Sungai Gangga juga dijadikan sarana MCK bagi warga sekitar. Sehingga warga setempat sudah biasa mencuci ataupun mandi bersama mayat yang mengambang. Dari gambar-gambar yang beredar, mayat-mayat yang mengambang ini ada yang dimakan oleh anjing, burung, ataupun dikerubungi lalat.

Masyarakat setempat menganggap sungai Gangga adalah sungai yang suci. Sehingga jasad tubuh yang dihanyutkan kedalamnya dipercaya akan mensucikan orang yang telah meninggal tadi.

Dihimpun dari berbagai sumber dan hasil diskusi.