Kisah Menarik

Tampilkan postingan dengan label Kisah Menarik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kisah Menarik. Tampilkan semua postingan

Kisah Teladan - Santa Rita De Cassia - Berhati Lembut

Santa Rita lahir sebagai Margherita Lotti di Roccaporena, Italia pada tahun 1381. Sehari setelah pembaptisannya, Rita dikelilingi oleh segerombolan lebah putih, yang masuk dan keluar dari mulut bayinya tanpa menyakitinya. Alih-alih khawatir, keluarganya percaya bahwa dia ditandai sebagai orang yang berbudi luhur dan berbakti kepada Tuhan.

Pada usia dini, dia memohon kepada orang tuanya untuk mengizinkannya masuk biara tetapi malah diatur untuk menikah dengan pria kejam bernama Paolo Mancini. Rita muda menjadi seorang istri dan ibu pada usia dua belas tahun dan suaminya adalah pria yang pemarah. Dalam kemarahan, ia sering menganiaya Rita secara verbal dan fisik. Dia juga dikenal mengejar wanita lain dan dia memiliki banyak musuh.

Read More.. →

Kisah Sengkuni Versi Mahabarata Dan Pewayangan Jawa


Sengkuni (Sangkuni) atau yang dalam ejaan Sanskerta disebut Shakuni (Dewanagari: Ĺšakuni) atau Saubala (patronim dari Subala) adalah seorang tokoh antagonis dalam wiracarita Mahabharata. Ia merupakan paman para Korawa dari pihak ibu.

Sangkuni terkenal sebagai tokoh licik yang selalu menghasut para Korawa agar memusuhi Pandawa. Ia berhasil merebut Kerajaan Indraprastha dari tangan para Pandawa melalui sebuah permainan dadu.

Menurut Kisah Mahabharata, Sangkuni merupakan personifikasi dari Dwaparayuga, yaitu masa kekacauan di muka Bumi, pendahulu zaman kegelapan atau Kaliyuga. Dalam pewayangan Jawa, Sangkuni sering dieja dengan nama Sengkuni. Ketika para Korawa berkuasa di Kerajaan Hastina, ia diangkat sebagai patih. Dalam pewayangan Sunda, ia juga dikenal dengan nama Sangkuning.

Read More.. →

Apakah Kera Sakti Kisah Nyata Atau Fiktif Belaka?


Wu Ch’eng-en (th. 1500 – 1582), kelahiran Shan-yang, Huai-an (sekarang propinsi Kiangsu, Tiongkok) adalah seorang penulis novel dan puisi terkenal pada dinasti Ming (1368-1644) menuliskan suatu kisah perjalanan berdasarkan cerita perjalanan Hsuan-tsang / Tang Zhang dari bukunya Ta-T’ang Hsi-yu-chi (Catatan Perjalanan Ke Barat semasa Dinasti T’ang Agung), yang kemudian menjadi terkenal dengan legenda Kera Sakti Sun Wu-khung (Sun Go-kong atau Sun Hou-zi) dengan judul Hsi-yu-chi (Catatan Perjalanan Ke Barat).

Apakah Kera Sakti Kisah Nyata Atau Fiktif Belaka?
Hsi-yu-chi diterbitkan pertama kali pada tahun 1592, 10 tahun setelah kematian Wu Ch’eng-en.
Cerita legenda Catatan Perjalanan Ke Barat tersebut terdiri dari 100 bab yang dapat dibagi atas tiga bagian utama :

Read More.. →

Kisah Asli Tong Sam Cong - Guru Kera Sakti Dan Perjalanan KeBarat


KajianTeologi - Siapa pun pasti mengenal sosok bhikshu yang dikenal sebagai Tang San Zang (Tong Sam Cong). Bhikshu dengan nama asli Xuan Zang (Hsuan Tsang) ini terkenal sebagai guru dari siluman kera batu Sun Wu Kong (Sun Go Kong) dalam kisah Perjalanan ke Barat karya Wu Cheng En (di Indonesia telah ditayangkan filmnya dengan judul Kera Sakti). Namun sesungguhnya kisah asli perjalanan ke India yang dilakukan oleh Xuan Zang untuk mencari kitab suci dalam sejarah lebih dari sekedar khayalan penulis novel. Xuan Zang benar-benar pernah hidup di Cina dan mengadakan perjalanan ke barat, namun tanpa disertai para muridnya yang merupakan siluman atau titisan dewa, melainkan seorang diri bahkan tanpa seizin kaisar Tang. Oleh sebab itu, di sini akan dibahas tentang kisah hidup Xuan Zang dan perjalanannya ke India sesuai dengan catatan sejarah beserta sedikit uraian tentang ajaran beliau.

Kehidupan Awal
Sekitar tahun 600 M di desa Chen He di Provinsi Henan saat cuaca dingin dan kering, Chen Yi dilahirkan. Tidak ada yang menyangka anak bungsu keluarga Chen tersebut akan tumbuh menjadi seorang cendikiawan dan peziarah Buddhis yang ternama, Xuan Zang.

Read More.. →

Mahabharata Episode 2 - Dewabrata, Putra Santanu Dan Gangga

“Wahai Dewiku, maukah engkau menjadi istriku? Aku tidak peduli siapa pun engkau. Aku terpesona oleh kecantikanmu dan jatuh cinta padamu. Siapakah engkau dan dari manakah asalmu?” kata Raja Santanu kepada seorang gadis jelita yang berdiri di hadapannya. Sesungguhnya gadis itu adalah Dewi Gangga, bidadari kahyangan yang turun ke bumi dalam wujud manusia. Parasnya yang cantik, lekuk tubuhnya yang indah, dan tindak-tanduknya yang halus membuat Raja Santanu terpikat dan bangkit gairah asmaranya.

Sang Raja berjanji akan mempersembahkan seluruh cinta, kekayaan, dan kerajaannya bahkan seluruh hidupnya kepada gadis jelita itu. Tanpa curiga atas pertanyaan Raja Santanu, gadis itu menjawab, “Wahai Raja perkasa, hamba bersedia menjadi istri Paduka asalkan Paduka berjanji memenuhi syarat- syarat hamba.”

Read More.. →

Mahabharata Episode 1 - Cinta Dushmanta Bersemi di Hutan

Mahabharata Episode 1: Cinta Dushmanta Bersemi di Hutan
Pada suatu hari Raja Dushmanta yang tampan dan gagah perkasa pergi berburu bersama balatentaranya yang kuat dan bersenjata lengkap. Setelah berjalan bebe- rapa lama, tibalah mereka di hutan lebat dengan pohonnya yang besar-besar. Tanah di hutan itu berbatu-batu, seba- tang air pun tak tampak di sana. Macan, singa, gajah, banteng, badak dan binatang buas lainnya berkeliaran. Raja Dushmanta dan balatentaranya memburu gajah. Raja memerintahkan balatentaranya untuk mengumpulkan hasil buruan yang sudah mati. Tetapi, gajah-gajah yang terluka dan belum mati mengamuk menyerang balatentara Raja.

Korban berjatuhan. Ada prajurit yang mati dililit belalai, ditusuk gading, atau diinjak-injak gajah. Mereka yang selamat terus memburu binatang-binatang itu hingga mereka lari cerai-berai masuk ke hutan yang lebih lebat. Setelah puas berburu, Raja Dushmanta dan bala- tentaranya meneruskan Perjalanan. Mereka menyeberangi padang rumput yang tandus dan sangat luas. Hamparan rumput terbentang sampai ke kaki langit. Setelah menempuh perjalanan beberapa hari, mereka sampai di tepi hutan lain.

Read More.. →

Rangkuman Kisah Mahabharata Lengkap Sampai Tammat

Rangkuman Kisah Mahabharata
Kisah Mahabharata diawali dengan pertemuan Raja Duswanta dengan Sakuntala. Raja Duswanta adalah seorang raja besar dari Chandrawangsa keturunan Yayati, menikahi Sakuntala dari pertapaan Bagawan Kanwa, kemudian menurunkan Sang Bharata. Sang Bharata menurunkan Sang Hasti, yang kemudian mendirikan sebuah pusat pemerintahan bernama Hastinapura. Sang Hasti menurunkan Para Raja Hastinapura. Dari keluarga tersebut, lahirlah Sang Kuru, yang menguasai dan menyucikan sebuah daerah luas yang disebut Kurukshetra. Sang Kuru menurunkan Dinasti Kuru atau Wangsa Kaurawa. Dalam Dinasti tersebut, lahirlah Pratipa, yang menjadi ayah Prabu Santanu, leluhur Pandawa dan Kurawa.

Prabu Santanu adalah seorang raja mahsyur dari garis keturunan Sang Kuru, berasal dari Hastinapura. Ia menikah dengan Dewi Gangga yang dikutuk agar turun ke dunia, namun Dewi Gangga meninggalkannya karena Sang Prabu melanggar janji pernikahan. Hubungan Sang Prabu dengan Dewi Gangga sempat membuahkan 7 anak, akan tetapi semua ditenggelamkan ke laut Gangga oleh Dewi Gangga dengan alasan semua sudah terkena kutukan. Akan tetapi kemudian anak ke 8 bisa diselamatkan oleh Prabu Santanu yang diberi nama Dewabrata. Kemudian Dewi Ganggapun pergi meninggalkan Prabu Santanu. Nama Dewabrata diganti menjadi Bisma karena ia melakukan bhishan pratigya, yaitu sumpah untuk membujang selamanya dan tidak akan mewarisi tahta ayahnya. Hal itu dikarenakan Bisma tidak ingin dia dan keturunannya berselisih dengan keturunan Satyawati, ibu tirinya.

Read More.. →

Kisah Sri Krisna Duta Kebenaran Di Hastina

KAJIAN TEOLOGI - Kedatangan Sri Krishna sebagai Duta Kebenaran di Hastina.
Prabu Kresna datang ke pertemuan agung Hastina yang dipimpin langsung oleh Prabu Duryudana. Suasana mendadak hening, keriuhan terhenti, para pejabat Korawa terhenyak melihat Prabu Kresna berdiri dan menjelaskan maksud kedatangannya. Prabu Kresna mengatakan bahwa kedatangannya sebagai Duta Kebenaran, yang dalam hal ini Pandawa yang telah menjalani hukumannya dan kini meminta kembali haknya atas Indrapasta.

Read More.. →